Feminisme Perempuan & Gender Hukum Tokoh Hypatia Sejarah

Kehidupan Adalah Invensi Tanpa Henti

Kehidupan adalah invensi tanpa henti, demikian perkataan Simone de Beauvoir yang saya rasakan kebenarannya terutama satu tahun terakhir ini.  Tepatnya sejak buku Ada Serigala Betina Dalam Diri Setiap Perempuan diterbitkan November 2020. 

Buku ini lahir dari pergumulan teoritis saya sejak 10 tahun lalu mengenai psikologi : bahwa psikologi membutuhkan interaksi dengan disiplin ilmu yang lain, dan perlu melibatkan perspektif lain, secara khusus perspektif feminis. Dan dari pergolakan batin saya sendiri sebagai perempuan dan ibu beberapa tahun ini. 

Buku ini konon mengubah pandangan dan bahkan jalan hidup pembaca-pembaca muda sebagaimana yang mereka sampaikan pada saya (terima kasih untuk sharing teman-teman semua💜). Buku ini yang pasti juga mengubah jalan hidup saya selaku penulisnya. 

Rifai Asyhari mungkin sudah bosan saya sebut-sebut namanya😁 Tapi ia memang tidak akan mengerti bahwa ia sudah tercatat sebagai sosok penting dalam perjalanan hidup saya. Mungkin orang-orang bisa bilang bahwa apa yang ia lakukan adalah wajar dalam tugasnya sebagai penyunting yang harus mencari naskah. Tetapi bagi saya pribadi, perannya lebih dari itu 😍

Saya tidak akan pernah lupa ketika ia menghubungi saya untuk menawarkan penerbitan tulisan-tulisan saya. Ia memperkenalkan diri, menyebutkan tentang EA Books. Saya tidak kenal Rifai ataupun EA Books, karena memang sudah lama saya tidak terhubung dengan Indonesia kecuali dengan keluarga dan teman-teman dekat. 

Waktu itu, saya sedang berlibur dengan keluarga. Hampir tidak pernah saya menengok telepon genggam saya bila sedang bersama anak-anak. Saya memeriksa email masuk karena sedang menunggu jawaban seseorang. Ketika menemukan email dari Rifai Asyhari, saya temukan namanya menarik, setidaknya dalam pelafalan saya, ada dua i di belakang.  

Ça rime, Maman, kata Louve dan Eloïsa. Maksudnya berirama sama di akhir. Mereka berdua sangat suka dengan kata-kata yang bunyi akhirnya seirama 🥰

Tetapi sejujurnya, saya tidak terlalu memikirkan waktu itu tentang penerbitan buku di Indonesia. Saya memang memikirkan bagaimana caranya menyampaikan pemikiran-pemikiran Prancis kepada publik Indonesia.

Tapi saya hanya memuat artikel-artikel saya di blog, situs Qureta, dan Kompasiana. Yang mudah, tidak memerlukan pengeditan harus 700 kata seperti di surat kabar. Maklum, saya aslinya pemalas hahaha. 

Dengan dua anak, tanpa ada sanak saudara yang membantu di Prancis, tanpa asisten atau baby sitter, saya sudah tidak punya ketekunan untuk melakukan pekerjaan tambahan untuk mengedit tulisan saya menjadi 700 kata. (Curhat ceritanya ini😂). 

Apalagi saat itu, saya dan beberapa teman baru hendak bersinergi mengembangkan asosiasi Hypatia. 

Bahwa ada yang membaca tulisan-tulisan saya di blog, saya sudah senang sekali. Sudah menulis tapi tidak ada yang baca, bagaimana pemikiran-pemikiran Prancis mau sampai ke publik Indonesia, hehehe.

Apalagi saya waktu itu tidak eksis di media sosial, dan tidak ingin eksis pula. (Sampai teman-teman geregetan, bagaimana mau ada yang baca kalau tidak di-share di medsos, sementara saya merasa tidak nyaman membagikan tulisan sendiri. Duh kompleks apa ini ya 😁. 

Jadi tawaran Rifai Asyhari sebenarnya sungguh jadi seperti pucuk dicinta, ulam tiba🥰Selanjutnya, mungkin teman-teman sudah bisa menebak bahwa seorang Rifai Asyhari dengan menerbitkan buku serigala betina melalui EA Books, telah mengubah si Ester binti Wati. Kini ia jadi aktif di Instagram, Facebook, dan sepertinya sebentar lagi di Twitter juga😂Ia sudah bisa bikin dan pasang story tanpa harus tanya teman-teman lagi 😂

Nah, invensi tanpa henti dalam kehidupan saya itu kini sudah mengantarkan Hypatia untuk resmi membuka satu divisi khusus untuk Indonesia. Kami baru membuka akun instagram @hypatia.indonesia berkat bantuan Sukma Patty. Kami akan mengadakan kegiatan-kegiatan rutin seperti kelas, perkuliahan, pelatihan, dan bimbingan penelitian.

Satu kegiatan khusus kami beri nama Café Hypatia, terbuka untuk umum, dan tidak dipungut bayaran. Dalam acara ini, sok-sok membayangkan seperti filsuf-filsuf Abad Pencerahan🥰 yang sambil ngupi-ngupi dan nyicip-nyicip makanan, mereka berbincang, menghasilkan, dan mempertajam pemikiran-pemikiran seru mereka. 

Acara perdana Café Hypatia, kami sebut inagurasi, akan kami selenggarakan pada 22 Januari 2022 pukul 19.00 WIB/20.00 WITA/21.00 WIT. Semoga teman-teman berkenan meramaikan acara ini 🙏

Ada EA Books juga yang mau berbagi empat buku : Dua buku Ada Serigala Betina Dalam Diri Setiap Perempuan dan dua buku Beauvoir Melintas Abad. 

Cara pendaftarannya cukup dengan kirim pesan langsung ke akun Instagram @hypatia.indonesia. Otomatis nama teman-teman akan terdaftar dan link nya akan kami kirimkan menjelang hari H.

2 comments on “Kehidupan Adalah Invensi Tanpa Henti

  1. Aku udah DM hypatiiaa untuk minta dikirimkan link mbaa..
    Can’t waittt :)))

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: