Serigala Betina

Ulasan Buku Ada Serigala Betina (Beberapa Review dari Pembaca)

Belakangan ini saya mendapat cukup banyak pesan masuk dari para pembaca buku Ada Serigala Betina Dalam Diri Setiap Perempuan. Senang sekali membaca pesan-pesan ini, yang rata-rata isinya adalah komentar positif. Alias pujian. Duh sok malu-malu ya saya untuk bilang “pujian”, padahal tentu saja pujian ini sungguh membuat hati gembira ๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„

Tetapi bukan hanya itu. Kami jadi terlibat percakapan yang seru, yang membuat saya kembali belajar betapa beragamnya pengalaman-pengalaman perempuan.

Tentu juga ada beberapa ulasan yang cenderung mengkritik. Ada pembaca yang kecewa karena buku ini ternyata punya muatan teoretis yang cukup banyak. Sementara ia mengharapkan murni penyelidikan diri (Duh maaf ya mengecewakan. Sebenarnya dalam “publikasi” sudah dituliskan kalau buku ini adalah perpaduan teori dan pengalaman, tapi mungkin terlewat atau memang tidak melihat publikasi ini ya). Atau sebaliknya, ada yang menganggap pembahasan teori pada bagian ini justru kurang dalam.

Ada pula sepertinya memang tergolong Freudian, penganut teori-teori Freud. Tampaknya ia keberatan karena tokoh idolanya ini dikritik hehehe. Padahal saya sudah berupaya untuk objektif dengan mennguraikan pada bagian akhir bahwa Freud sendiri sebenarnya bukan bermaksud misoginis.  Ada pula yang berpendapat bahwa menggunakan buku acuan dari dua bahasa yang berbeda (Inggris dan Prancis) dari tokoh yang sama sebagai tidak masuk akal.

Tetapi mungkin juga karena saya sudah semakin terbiasa dengan budaya Prancis, negara di mana saya berdiam sejak delapan tahun ini. Di sini, kritik cenderung membuka pintu untuk diskusi. Jadi meski tentu saya lebih suka dipuji hehehe, dengan senang hati pula saya menyambut beberapa kritik yang โ€œobjektifโ€.

Maksud saya objektif adalah kritik-kritik ini tidak didasarkan pada selera tetapi punya landasan yang kuat dan bahkan memberi saran perbaikan. Kritik yang membangun ini justru memberi pencerahan pada saya untuk melengkapi tulisan-tulisan saya bilamana nanti akan ada edisi revisi. Dan sebenarnya dari kritik-kritik yang kurang objektif pun, ada beberapa yang saya melihatnya dapat saya “olah”  untuk menjadi masukan positif.

Oya mungkin bagi teman-teman yang penasaran sebenarnya buku ini membahas apa, temukan di bawah ini beberapa ulasan dari rekan-rekan pembaca (yang dipublikasikan di account medsos masing-masing, terutama Instagram).

Foto yang saya gunakan sebagai ilustrasi adalah foto Itis (Nurfadilatis), yang mengirimkan foto ini dalam pesan pribadi. Saya sangat suka foto ini, Itis yang tersenyum dengan pakaian berwarna senada dengan warna sampul buku (termasuk jilbab). Dari Itis, saya juga tersadar telah melupakan beberapa aspek yang sebenarnya penting pula untuk dibahas dalam buku.

Saya taruh foto Itis di sini juga, karena sepertinya desain blog tidak memungkinkan foto ini tampil seutuhnya di layar.

Terima kasih dear Itis sudah mengizinkan saya memasang fotomu di sini ๐Ÿค—๐Ÿฅฐ

Dan terima kasih banyak, teman-teman semua ๐Ÿ’œ

1. Ulasan dari Maria Frani Ayu

2. Ulasan dari Dhia Mila

3. Ulasan dari Nur Alawiyah

4. Ulasan dari Tenni Purwanti

5. Ulasan dari Grisselda

6. Gianni Reiza

7. Hestia

8. Descanto

9. Alya Putri

10. Cuma Baca Aja

11. Yzd Ahmad

12. Fransiska Widiarti

13. Safara Cathasa R.R

14. Amalia

1 comment on “Ulasan Buku Ada Serigala Betina (Beberapa Review dari Pembaca)

  1. Pingback: BAGAIMANA MELAWAN STIGMA "PELAKOR"? -

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: