Cinta dan Ke-(tidak)-setiaan

Perempuan Kedua, Gambaran Umum

Harus diakui sebagian perempuan sengaja mencari pria beristri untuk memenuhi kebutuhan materiilnya. Umumnya pria-pria ini sudah lebih mapan dalam karir. Dari yang sekedar hanya ingin bisa makan enak di restoran (khususnya yang baru masuk usia remaja) sampai yang dibiayai kehidupan sehari-harinya dengan menjadi (maaf) perempuan simpanan. Umumnya yang kedua ini usianya sudah lebih matang dan merasa tidak memiliki kapasitas dan kompetensi untuk mandiri secara finansial.

Ada pula perempuan yang tidak ingin terikat entah karena trauma masa lalu atau alasan lainnya. Mereka merasa menjalin hubungan dengan pria beristri justru tepat untuk mereka. Sebagian lagi mendapatkan kepuasan dengan ‘menaklukkan’ pria beristri tanpa hendak melanjutkan hubungan ; masing-masing dengan alasan pribadi yang melatarbelakanginya.

Ada pula perempuan yang juga sudah bersuami sengaja mencari pria beristri karena sama-sama memahami bahwa hubungan mereka terbatas untuk ‘bersenang-senang’, keluar dari rutinitas dan kehidupan perkawinan yang monoton.

Meski ada pula perempuan yang sudah menikah secara tidak sengaja jatuh cinta dengan pria yang juga sudah terikat perkawinan. Mereka menjalin hubungan serius, tidak hanya untuk bersenang-senang. Dalam kebanyakan kasus, perempuan lebih mudah meninggalkan pasangannya ketimbang pria. 

Tipe-tipe perempuan kedua ini boleh dibilang menikmati hubungannya dengan pria beristri atau setidaknya mereka ‘santai’ saja, tidak ‘menderita’ dalam hubungannya dengan si pria. Sejak awal mereka sudah paham dengan risiko dan konsekuensinya. 

Namun demikian, ada pula perempuan yang belum berkeluarga yang menginginkan hubungan serius tetapi terjebak dalam relasi asmara dengan pria beristri. Sebagian tidak mengetahui status si pria di awal hubungan. Begitu mengetahui pria idamannya sudah terikat tali perkawinan, tidak semudah itu meninggalkannya.

Sebagian lagi sudah mengetahui sejak awal tetapi tidak dapat menghindari panah asmara. Berbeda dengan tipe-tipe sebelumnya, keduanya tersiksa namun juga sulit untuk keluar dari hubungan ini.

Rangkaian tulisan ini akan berfokus pada kelompok terakhir ini. 

3 comments on “Perempuan Kedua, Gambaran Umum

  1. Aku sering ketemu perempuan2 muda glamour cantik, stylish, ternyata mereka tergantung hubungan dengan pria2 beristri. Mungkin ini cara kreatif baru mereka, sebagai jaminan sehari2nya dan shopping-nya tanpa harus berjuang berkarir, gantinya perempuan2 tersbut harus merelakan sensitivitas-nya.

    Apalagi zaman nya Internet, mereka di suatu sosmed, masang harga dan profil cantiknya, untuk menarik perhatian pria2 beristri yang mau transfer untuk mereka.

    Like

    • Hai Firas, senang dapat kunjungan kamu 😊 Ya memang benar, sebenarnya miris melihat kenyataan seperti ini ya. Masih banyak sepertinya yang harus dilakukan oleh kelompok feminis. Dalam rangkaian tulisan ini, saya berfokus kepada perempuan yang memang menjalin hubungan serius dengan laki-laki seperti relasi sentimental pada umumnya. Terima kasih sudah mampir dan memberi catatan ini ya 😊

      Like

  2. Oh gitu, ternyata kasus ini hubungan bagi lebih komitmen 🧐 – Terima kasih

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: