Well-being

Elsa oh Elsa😅

Éloïsa (baca: Elo-(w)i-za), putri kedua saya (3,5 tahun) sudah beberapa bulan ini minta dipanggil Elsa. Maklum ia tergila-gila pada tokoh Elsa dalam film Disney. Awalnya ia mengidentikasikan diri dengan tokoh Anna, karena status mereka yang sama-sama anak kedua 😀 Bersama Louve, kakaknya, mereka sering menirukan adegan Elsa dan Anna ketika Anna membangunkan Elsa untuk mengajaknya bermain. Louve menjadi Elsa, dan Éloïsa adalah Anna 👸

Ketika Éloïsa menyatakan tidak mau lagi jadi Anna dan ingin jadi Elsa, dunia perteateran kakak-adik ini menjadi “terganggu” karena keduanya ingin memainkan peran Elsa 😁 Akhirnya karena Louve juga menolak menjadi Anna, mereka tidak lagi bermain adegan Anna membangunkan Elsa. Saya yang merindukan pertunjukan ini hehehe sempat menanyakan jikalau mereka mau memainkan kembali adegan ini. Sayangnya mereka sudah tidak mau lagi, hiks. 

Namun Éloïsa tetap dan bahkan semakin tergila-gila pada sosok Elsa. Setiap hari ia hanya ingin mengenakan pakaian dengan gambar Elsa termasuk pakaian dalam dan kaus kaki. Sepatu, ikat rambut, jepit rambut, dll, semua harus serba Elsa. Setiap hari ia menyebutkan daftar benda-benda bernuansakan Elsa yang ia harapkan saya mau membelikan untuknya semua objek itu : tongkat ajaib Elsa, mahkota Elsa, gaun Elsa, bantal Elsa, dll semua yang serba Elsa.

Tentu saja saya menolak permintaan Éloïsa. Saya tidak ingin dunianya hanya seputar Elsa. Apalagi, ini tentu masalah selera, kualitas dari gambar Elsa yang dicetak pada objek-objek tersebut kok banyak yang norak ya 😄 Singkatnya, saya katakan padanya bahwa ia boleh saja meminta saya setiap hari ini itu yang berjudul Elsa, tetapi saya tidak akan belikan. Dan itulah yang ia lakukan, ia terus meminta meski tahu saya tidak akan membelikannya 😅

Sebenarnya mengapa Éloïsa suka sekali pada Elsa? Apa yang membuatnya tidak mau lagi mengidentifikasikan diri dengan Anna? Saya ajukan pertanyaan ini kepadanya. Jawabannya : karena Elsa punya kekuatan ajaib. Dia bisa membekukan apapun, mengubah semua menjadi es dan atau salju. Sementara itu Anna tidak punya kekuatan ajaib ini. Hmmm, okay deh.. 😊 Saya jelaskan padanya bahwa Anna punya kelebihan karakternya yang gembira, ceria, pemberani, penyayang, dll. Tetapi tetap saja itu bukan kekuatan ajaib menurut Eloisa.

Bulan Agustus lalu, kami sekeluarga berlibur ke Alsace, wilayah di Perancis yang lebih panas dari tempat tinggal kali di Normandie. Dan musim panas kali ini luar biasa panasnya. Di kota tempat kami tinggal, karena tidak jauh dari pantai, kami masih dapat merasakan “sejuknya” angin pantai. Saya beri tanda kutip karena seringnya anginnya kencang sekali 😆 Tetapi tidak di Alsace, hawanya benar-benar panas, dan tidak ada angin bersemilir.

Di antara dua putri saya, Louve lebih tahan panas dibandingkan Éloïsa. Éloïsa sangat menderita karena hawa panas ini. Ia bahkan lebih memilih tinggal di kamar tempat kami menginap ketimbang jalan-jalan ke luar. Ajakan ke taman bermain pun tidak lagi menarik untuknya. Tetapi tentu berlibur bukan hanya untuk ganti kamar tidur (dari kamar di rumah ke kamar hotel) hehehe. Kami pun memutuskan tetap keluar. Éloïsa yang biasanya senang dan kuat berjalan kaki, kali ini terus meminta digendong. Sementara itu Louve jika melihat adiknya digendong, akan minta digendong pula. Duh…

Pada saat itulah saya tiba-tiba berpikir bahwa “kekuatan Elsa” mungkin akan ada gunanya… !! 😈

Sudah lama Éloïsa ingin punya cat kuku Elsa. Ia ingin yang warnanya biru, warna yang memang khas Elsa. Kali ini, saya penuhi permintaannya. Saya ajak Louve dan Éloïsa membeli cat kuku Frozen di sebuah toko. Bisa ditebak, mereka senang sekali, terutama Eloisa. Saya ulaskan cat itu di kuku-kuku kaki dan tangan mereka.

Efeknya luar biasa, Éloïsa merasa punya kekuatan Elsa, yang menurutnya memberikan hawa dingin pada tangan dan terutama kakinya. Dia pun kembali semangat berjalan kaki ketika kami mengunjungi tempat-tempat menarik yang ingin kami kunjungi. Ia tidak lagi minta digendong.

Tentu saja, saya memberikan Éloïsa (dan Louve juga tentunya) minum yang banyak dan menyemprotkan spray pada wajah dan tubuhnya untuk menghindari dehidrasi. Karena Éloïsa senang dengan cat kukunya, ia jadi lebih ceria dan tidak menolak minum dan spray. Sebelum-sebelumnya karena ia rewel kepanasan, ia malah tidak mau minum dan malah “bete” serta menangis jika saya semprot spray.

Nah, Louve putri saya yang sangat rasional cara pikirnya, tiba-tiba mengatakan, Dek, bukan cat kuku itu tauk yang bikin kamu jadi engga terlalu kepanasan tetapi ya air dan spray yang Mama semprot itu.” Olala… saya mendengarnya langsung mangkel, seneng sih punya anak yang mampu berpikir logis, tapiiii mengerti dong maksud saya? 🤩

Untunglah waktu ia mengatakan itu sudah hari terakhir liburan kami… Saya tadinya masih ragu menjelaskan yang sebenarnya kepada Éloïsa, toh biar ia menikmati dunia ajaib anak-anak.  Tetapi menyaksikan diskusi antara Louve dan Éloïsa, daripada menimbulkan kebingungan pada mereka, saya memutuskan untuk menjelaskan bahwa Louve memang benar.  Saya tambahkan bahwa cat kuku Frozen itu yang membantu untuk membuat dia jadi lebih ceria dan mau menerima air dan spray penyegar itu… 

Sekalipun ia jadi paham bahwa cat kuku Elsa tidak ada efek ajaib, tetapi ya dia tetap tergila-gila pada Elsa. Tiap hari, ia mengajukan pertanyaan yang sama : “Mama, Mama, Éloïsa dan Elsa, mirip kan kedengarannya ya? “ Iya dehhhh 

Oya ini foto kaki Éloïsa dengan jari-jarinya yang montok menggemaskan 😊 

IMG_20181102_200407

5 comments on “Elsa oh Elsa😅

  1. Ibu apa kabar?saya senang bisa baca cerita ibu lagi.

    Like

  2. Mbaaaa, nama anak mbaaa bagus-bagus banget deh, asliiiiik 😀 hehehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: