Puisi

Hingga Kau Terpejam di Bahuku

Berbincang denganmu

Kala fajar menjelma

Kala langit bermandi cahaya

Kala jingga merona indah

Hingga malam tiba

 

Kita bersuara,

Bernyanyi sepenuh rasa

Tentang semua yang terlihat,

terdengar, dan terasa

Tentang manusia

Tentang semesta

Tentang cemas dan asa

Tentang impian dua jiwa

Tentang kita di hari tua

 

Kita berdendang dalam keinginan

Memeluk, mengecup, mendamba

Kita terlelap dalam ombak gairah

Bercumbu sampai tetes embun pertama

Dalam setia, dan hasrat, nan mesra

 

Hadirmu, lengkapi  hidupku

Berdansalah denganku

Hingga kelopak matamu

Terpejam di bahuku

0 comments on “Hingga Kau Terpejam di Bahuku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: