Perempuan & Gender

Kesejahteraan Psikologis Istri dan Sikap Peran Gender Pada Pasutri Muslim

Abstrak
Sejumlah penelitian menunjukkan kesejahteraan psikologis perempuan menurun setelah menikah. Diduga salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah perbedaan sikap peran gender di antara pasutri itu sendiri. Saat ini perempuan cenderung memiliki sikap peran gender egaliter sedangkan laki-laki tetap mempertahankan sikap yang tradisional. Hal ini dikarenakan budaya patriarkis yang mengakar dalam masyarakat. Dalam budaya patriarkis ini, ajaran Islam dipandang telah melanggengkan sikap peran gender tradisional sementara di satu sisi para feminis Islam meyakini sesungguhnya Islam mengajarkan kesetaraan gender. Oleh karena itu, penelitian ini ingin melihat tingkat kesejahteraan psikologis istri ditinjau dari perbedaan sikap peran gender pada pasutri muslim.

 

Sebanyak 245 pasutri muslim di Jakarta berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasilnya ternyata bukan perbedaan sikap peran gender itu yang menimbulkan variasi kesejahteraan psikologis istri, melainkan justru kesamaan tipe sikap peran gendernya. Pasutri yang sama-sama memiliki sikap peran gender egaliter adalah kelompok pasutri yang paling sejahtera secara psikologis, sedangkan yang keduanya bersikap tradisional memiliki tingkat kesejahteraan psikologis terendah di antara kelompok lainnya. Selain itu, hanya 33% laki-laki yang bersikap egaliter, dibandingkan dengan perempuan sebanyak 48%. Namun demikian, baik kelompok suami maupun istri dalam penelitian ini memiliki kesejahteraan psikologis yang sama-sama tergolong tinggi.

 (kalo ada yg butuh hasil penelitian lengkapnya, silakan kontak saya ya..;)

92 comments on “Kesejahteraan Psikologis Istri dan Sikap Peran Gender Pada Pasutri Muslim

  1. Halo malm
    Penelitiannya pakai metode apa ya Ester?
    Terkadang dalam kajian kesejahteraan subjektif sering terbiaskan dengan bagaimana persepsi kesejahteraan tersebut terkonstruksikan. hal itu terkadang kontradiktif dengan perspektif objektif.
    Perlu masukan ini, thanx

    Like

  2. esterlianawati

    Hai Sapto (dah bs neh gak pake mas 😛 ),

    Penelitiannya mixed kuantitatif-kualitatif. Tp mmg yg kualitatif nya cm mendukung hasil kuantitatifnya aja.

    Konsep kesejahteraannya pake pny Carol D. Ryff. Jd lebih ke arah bgmn sso bs tetap berkarya dlm hidupnya sekalipun mgkn perkawinannya gak bahagia.

    Plus perlu catatan bhw Ryff pny konsep reinterpretasi jg. Jd bs jadi aja responden sejahtera berdasarkan kuesioner pdhl perkawinannya engga bahagia. Cm krn ada reinterpretasi aja. Trs terang bagian ini yg jg jd slh satu masukan dlm penelitian ini.

    Thx ya 🙂

    Like

  3. Saya butuh hasil penelitian anda untuk referensi, apakah bisa tolong dikirim ke alamat email saya?saat ini saya sedang mengerjakan skripsi dengan judul Representasi Citra Perempuan Islam Dalam Novel Ayat-Ayat Cinta, salah satu unit analisisnya adalah peran gender antar masing2 tokoh laki-laki dan perempuan. terima kasih banyak

    Like

  4. esterlianawati

    dah dikirim ya, mbak 😉

    Like

  5. Adakah seseorang yang bisa memberi saran/pendapat tentang istri yg bertahan dalam kdrt karena tidak ada dukungan, semakin tua, dan tidak pede, tidak punya pekerjaan, sedang suami sangat licik dan berpenghasilan cukup tinggi

    Like

  6. esterlianawati

    Dear Mbak Sandra,
    Aku sudah kirim email ke Mbak biar kita bs share lwt email ya.

    Like

  7. Halo mbak,

    Trus untuk membuat si istri bahagia kudu gimana ya?

    Like

    • esterlianawati

      Istri-istri.. bantuin jawab donk pertanyaan mbak tamara 😉
      kl mnrtku bukan hny istri aja, tp suami jg, utk membahagiakan pasangan kita, sebaiknya kita melihat dr sudut pandang mereka msg2, dan ini pastinya akan subjektif, apa sih yg mereka harapkan kita melakukannya buat mereka. tentunya bukan berarti selalu menuruti, ttp kuncinya mungkin adlh pd kompromi.. Kompromikan perbedaan yg ada 😉

      Like

  8. sebelum membantu menjawab pertanyaan mbak tamara

    bwt mbak ester-tolong bantu saya mengenai kesejahteraan psikologis karena saya sedang mengadakan penelitian tentang itu. tolong di emailkan di brother_adi@yahoo.com
    terima kasih

    mbak tamara
    sebenarnya untuk membahagiakan istri itu ada banyak cara
    tetapi intinya masih sekitar komunikasi baik verbal maupun non verbal
    sekarang bagaimana suami berkomunikasi-istri seharusnya belajar untuk memahami kemudian menyesuaikan
    kebanyakn suami menuntut istri yang sempurna sedangkan suami sendiri kadang jauh dari seadanya =)

    nah dengan begitu
    setelah komunikasi mulailah apa yang dinamakan pengertian-kesabaran-dan ketelatenan
    saat istri mampu melayani suami dengan sepenuh hati
    maka suami otomatis akan balik berbaik hati untuk membahagiakan istri
    prosesnya lamban tetapi pasti

    jangan lupakan anak
    karena anak adalah pengikat pernikahan suami-istri

    Like

  9. esterlianawati

    Hai Adi, sudah kukirim ke emailmu ya.
    Btw, tengkyu comment nya buat mbak tamara. Tp ada yg aku kurang setuju: Saat istri mampu melayani dengan sepenuh hati, maka suami otomatis…
    Knp hrs istri yang memulai duluan? 😉 Perempuan jg bisa jd berbalik melayani sepenuhi hati kl suaminya penuh perhatian lho 😛

    Like

  10. chriestie

    ibu wati..
    nanya donk…
    kalo inventory ryff pake kuesioner ya bu..
    ada di kampus gak..
    soalnya gak dapet nih dari web
    adanya psychological well being inventory (PWBI, tapi gak dapet inventorynya..
    makasih ya bu..

    Like

  11. chriestie

    siipp dah…
    sekalian mo konsultasi judul sama ibu..
    gpp khan bu…
    he..he,..he..
    makasih..

    Like

  12. hola…mau tanya doong..kl PWB a.k.a kesejahteraan psikologis kan pk teori Ryff.selain Ryff,bs pk teori siapa lg y??trs,jurnal Ryff nyarinya dmn c???binun…thx..!

    Like

  13. esterlianawati

    Hallo cihuy 😉
    Km bs search tulisan2 Ryff di google, atau jurnal2nya bs cari di perpustakaan. Ada jg di buku Positive Psychology tp cuma sdkt. Atau paling gampang km bs kontak Carol D. Ryff lgsg di cryff@facstaff.wisc.edu.

    Selaen Ryff, ada bbrp yg mengemukakan ttg kesejahteraan psikologis. Coba km search tulisan yg judulnya The Structure of Psychological Well-Being. Di tulisan itu ada bbrp tokoh yg coba menawarkan konsep mrk ttg pwb.
    Km bs jg cari buku2 spt The Handbook of Mental Health. Di buku itu ada riwayat perkembangan PWB. Akan ada konsep2 sejenis spt subjective well-being, sekaligus ada penjelasan mengenai perbedaannya dgn pwb.

    slmt mencari dan membaca ya.
    good luck 😉

    Like

  14. pagi mb’…..
    aq mau penelitian ttg subjective well-being di lapas wanita ne mb’,,,,tp cari referensinya susahnya minta ampun,,,, subjective well being tu bagian dari psycological well being to mb???
    aq mau minta tlng,,,,blh minta soft copy pnelitian mb’???? ato apa ja lah yg kira2 berhubungan dg subjective well being,,,,ato kl misal mb tau referensu yg bisa aq cari,,,,,
    tolomg bgt y mb’,,,,, balez k email ja y mb’ biar lebih enak,,,, ke “zee_vq_1307@yahoo.com”
    makasih banyak sbelumnya 🙂

    Like

  15. esterlianawati

    hai izza,
    subjective beda dgn psychological well-being.
    ok, kukirim ke emailmu ya 😉

    Like

  16. haiiiii
    pelitian kau ini mirip kayak punya ku tapi aku juga sekarang lagi bingung cari literatur tambahan buat memperkuat penelitianku ini…
    bantu dong…..

    Like

  17. Hi… salam kenal

    mbak aku butuh aspek2 dari psychological well- being selain dari teori Ryff. Ada g ya yang udah dalam bahasa Indonesia? karena teori Ryff menurutku ga cocok dengan aitem2 di Zarit burden Interview. Sedangkan di ZBI ada aspek psychological well-being namun ga ada penjelasan yang dimaksud dengan psychological well-being itu apa. Tq

    Like

  18. esterlianawati

    hai yasmin, salam kenal jg ya.
    setauku ZBI itu mengukur caregiving burden, jd wajar kl gak ks penjelasan apa itu psy well being, en konsep ryff emang gak cocok.
    paling baik sih km cari apa yg dimaksud dgn pwb itu dlm pandangannya steven zarit, yg bikin zBI. ato coba km liat item2 dlm aspek pwb di ZBI itu. km bs coba mengambil kesimpulan mengenai pwb dr item2 itu.

    Like

    • ok mbak. Tq ya….

      da g ya teori yang menjelaskan anak usia brapa yang orang tua tidak repot lagi mengurus anak? Tq

      Like

  19. ada g ya temen2 yang punya angket tentang coping skill?

    Like

  20. mbak ester, salam kenal. saya mahasiswi lagi ngerjain skripsi tentang psychological well being, saya bisa minta teorinya ga mbak yang dari ryff,. makasih banyak mbak sebelumnya. kalau bisa tolong kirim ke email saya ya mbak hi3f_nie@yahoo.com.

    Like

    • esterlianawati

      hai hifny,
      maaf sy engga pny jurnal ryff dlm bntk elektronik.kl km ada di sekitar jkt dan mau pnjm, silakan aja. kita ngobrol lg di email ya 🙂

      Like

      • ibu, saya annisa nak psikologi untar, dan sdg skripsi ttg PWB, blh ngga saya pjm jurnal atau buku apapun ttg PWB dari Carol Ryff biar bs saya copy…saya butuh bgt bu..saya uda krm email ke ibu..email saya ica_sajdah@yahoo.com

        Like

  21. denny oktavianto

    tanpa bermaksud terlalu menasehati, kadang dalam meriset setiap pemeluk agama apapun perlu diperhitungkan faktor budaya dan background pendidikan seseorang. sebagai pemeluk agama islam khususnya, saya banyak mencermati pola pikir dan perilaku yang tercipta oleh seseorang yang beragama islam.walau ajaran islam adalah 1,namun banyak pemikiran yang berkembang.baik karena pengaruh sosial budaya ataupun faktor budaya pengkultusan seseorang. Tidak banyak perbedaan bila kita mencermatinya tetapi terkadang agama dijadikan selimut yang mutakhir untuk melindungi perilaku mereka. contoh islam kejawen ( bagi penduduk jawa tengah dan sekitarnya )islam kejawen adalah islam yang dipengaruhi oleh pemikiran budaya hindu yang telah mengakar di tanah jawa.ini semua bermula saat sunan kalijaga berpikir bagaimana cara menyiarkan islam di tanah jawa.pada akhirnya dia membuat konsep memasukkan budaya hindu.contohnya adalah peringatan orang meninggal 7hari,40 hari dll.wayang kulit adalah salah satu andalan dari sunan kalijaga dalam menyiarkan agama islam.namun hal ini kemudian memicu konflik.konflik yang paling dahsyat adalah saat murid sunan kalijaga yaitu jaka tingkir/sultan hadiwijaya,raja dari kerajaan pajang melawan arya penangsang yang merupakan murid dari sunan giri.
    maaf ya kepanjangan. thanks bila kamu mau terima komentarku.good luck dan maju terus ya

    Like

  22. esterlianawati

    okey. tengkyu ya masukannya 🙂

    Like

  23. mb, aq lg bikin angket tentang konflik peran gender.. so aq butuh bahan seputar itu bs bantu. email ke t4 ku thanks before

    Like

  24. Wati yang baik, aku mau dong hasil penelitianmu. Gemana caranya mengakses?

    Like

  25. mba,, saya boleh minta hasil penelitiannya juga ga mba?
    plizzz, cos ni lagi butuh banget data tuk memperkaya hasil penelitian saya. Saya sekarang lagi nulis skripsi nih mba…
    tentang pengaruh relasi gender, stres n kualitas perkawinan.
    Terima kasih banyak sebelumnya ya mba….^_^v

    Like

  26. mba, kalo boleh tau.. pake skala apa buat ngukur PWB.. ada ga teori sama contoh skalanya… skala itu hasil dari developing sendiri atau adaptasi? Boleh donk dikirim ke saya di e-mail
    ngkak@yahoo.com… thx

    Like

  27. salam kenal mba,..
    saya masih binggung nh sma pbedaan mndasar dr PWB dg SWB. truz, klo dihubungkan dengan lansia di panti jompo lebih nyambung pake PWB atw SWB y? tolong di blz ke email saya aj ya mba di dolivia29@yahoo.com
    _thx a lot ^^,

    Like

  28. malam mba ester,, aku tertarik bgt dgn penelitian yg bhub sama peran gender,, aku seneng bgt ad blog yg bs membantu,, aku jg mw bkn penelitian mengenai gender role belief dan konflikny tapi masih bingung..
    aku mw nanya mba, klw budaya matri dr minang itu apakah membuat wanita (istri) memiliki harga diri yg tinggi shg tidak mau bgtu saja diatur oleh suami?
    thx y mba bwt waktunya…

    Like

    • esterlianawati

      Hai mbak Irene,
      saya krg paham budaya minang. Setau sy minang itu matrilineal, mengikuti garis ibu, tetapi budayanya sendiri tetap patriarkis. Perempuan tetap saja tdk memiliki hak utk mengambil keputusan, dsb. Kalau mau saya kenalkan Mbak dengan teman sy yg asli perempuan Minang, biar bs lgsg ngobrol2 🙂

      Like

  29. salam kenal ya mbaaak, saya mhsswi yg mau berkutat dg skripsi. saya mendpt masukn dr dosen wali saya ttg PWB. sjauh ini sy msh bngung ttg konsep pwb. bisa nggak saya mnta data pnltian mbak, buat referensi sy, mkin dr pnltian mbak, sy bs bnr2 mudheng apa itu PWB. kirim email saya aja ya mbak, di puspitasarievie@yahoo.com
    makasih sblmnya ya mbak.

    Like

  30. anjar pujatboy

    salm knal sblumnya mba ester,sy anjar mhs lg garap skripsi ttg PWB pada single parent, tapi referensinya masih kurang mba,,tolong kalo ada all about PWB dan single parent,,bisa dong kirim ke email sy pujatman@yahoo.co.id
    1 lg mba buku ttg PWB bisa didapatkan dmn y?? tHx…

    Like

  31. salam kenal mbak ester,,, sy indah mahsiswa yang lg pusing ama skripsi tentang perbedaan PWB antara pernikahan usia remaja sm pernikahan usia dws awal. ms berkutat dgn jurnal2 ato kalo data tentang knp PWB penting untk sebuah ikatan perkawinan di Indonesia. harap bantuannya dong mbaaak, buat referensi.. bs ya mbak kirim ke email sy mada_sweet_girl@yahoo.com
    makasi bgt..

    Like

    • Ester Lianawati

      Salam kenal jg Indah,
      maaf skl lama membalas. Sy sdh email km, tp mgkn tdk msk, krn sy dpt failure notice. Mgkn km bs kirimkan lagi almt email km.
      Atau lgsg saja email ke esterlianawati@yahoo.com. Trm ksh.

      Like

  32. lam kenal..mbak.. PWB and subjective well being apa bedax???
    tolong kirim ke emailQ ya mbk… makacih….

    Like

  33. salam kenal, saya di pekalongan, sedang ingin meneliti tentang sikap peran gneder. bisa adopsi angketnya? untuk saya pake penelitian individual di pekalongan yang masih kental dengan budaya santrinya. thnks before atas kerjasamanya

    Like

    • Ester Lianawati

      Slm kenal jg. Sdh sy kirimkan angketnya via email ya.
      Good luck utk penelitiannya.

      Like

  34. mbak bisa minta referensi tentang Psychological Well being ga???cz Q agy ngerjain tugas kuliah tentang itu. . .thanks b4.
    🙂

    Like

  35. Hallo mbak Ester, ini sita lagi. Aku boleh share k etemen2 ya artikel mbak ini. Boleh minta penelitiannya gak mbak buat keperluan ilmiah, aku sedang mneyelesaikan proposal disertasiku mbak. Thanks

    Like

    • Ester Lianawati

      Hai mbak Sita, udah aku email ya hasil penelitianku ini. Smg bermanfaat ya.

      Like

  36. lam kenal mba…..
    mba…ku kan dah baca koment2 dari teman yang ada,,,
    ku juga mau penelitian tentang kesejahteraan subjektif untuk skripsi,,,
    kalo aku minta soft copy tentang teori2 kesejahteraan subjektif bisa gak mba? kalo bisa sekalian referensi2nya juga,,coz aku nyari kebanyakan sama smua,,,heee…dikirim lewat email aja ya mba..di ademasy@yahoo.com

    thx ya sebelumnya mba,,,mohon bantuannya,,,:)

    Like

    • Ester Lianawati

      Hai Ade, slm knl jg ya.
      Kl soft copy nya, maaf aku engga pny. Tp kl referensi nya, km bisa baca buku An Introduction to Positive Psychology, karya William C.Compton. Atau kl bs, km cari artikel jurnalnya Ed Diener, beliau pakarnya subjective well-being 😉 Gudlak ya.

      Like

  37. hallo mbak salam kenal.. saya priska.. saya lagi membuat skripsi tentang PWB ni mba tapi referensi yg saya dapat hanya dari jurnal.. belum ada buku yang saya dapat tentang PWB..apakah mbak ester bisa membantu saya.. kira-kira buku yang dipakai apa aja ya mbak.. makasih. tolong dikirim di email saya ya mba.. terimakasih… priska88@gmail.com
    oya mbak.. bukunya bisa dapat dari mana ya?? sekali lagi makasih ya mbaa…

    Like

    • Ester Lianawati

      Hai Priska,

      Slm knl jg ya. Mmg buku ttg pwb msh blum bnyk. Kl pun ada, biasanya hny membahas sedikit saja ttg pwb.
      Misalnya di buku An Introduction to Positive Psychology karya William C. Compton.
      Sy kebetulan pinjam dr perpustakaan Fak Psikologi Univ Tarumanagara.
      Atau mgkn teman2 yg tau buku yg membahas PWB lbh bnyk, bs tlg share di blog ini ya.
      Trm ksh sblmnya.

      Like

  38. halo mbak, salam kenal
    saya lagi ngerjain skripsi tentang SWB di dunia kerja, tapi referensinya cenderung susah ya, ada tambahan referensi yang bisa dipakai ga mbak? sejauh ini saya pakai posistive psychology in practice, positive organizational behavior, the science of well being, sama ada beberapa ebook juga.

    Like

  39. mba saya boleh minta softcopy yang tentang PWB gak??, saya sedang menyusun proposal penelitian tenatang PWB, tolong kirimkan ke email ya mna..
    terimakasih

    Like

  40. aku priska mbak.. iya mbak, kalau mbak ester sendiri masih punya bukunya nggak mba.. saya sudah muter cari disemarang, tapi hanya ketemu jurnalnya.. kalau boleh saya mau pinjem…makasi

    Like

  41. mbk ester, saya boleh minta hasil penelitiannya juga ga mba?
    ,soalnya ni lagi butuh banget buat nambah2 data skripsi saya mbk… mksh sblumnya

    Like

  42. Halo mba ester… Saya mahasiswi yg lg menggarap skripsi ttg pwb. Tp sy masih bingung perbedaan pwb dgn swb tu gmn, takutnya nanti konsepnya ketuker2. Mudah2an mba bisa bantu
    Tlng lewat email saya aja ya mba..Makasih banyak

    Like

  43. mira puspita

    selamat pagi mba Wati,

    saya mira dari F Psi UP. Mba, penelitian saya tentang PWB juga, tetapi mixed antara kuantitatif dan kualitatif.
    saya bisa minta tolong ga mba dikirim penelitian lengkapnya. untuk referensi cara penulisan yang benar.

    Terima kasih

    Like

  44. Hallo mba…
    senang akhirnya bisa baca penelitian ttg kesejahteraan istri, saya lagi skripsi mba, judulnya ttg Studi Kasus mengenai Gambaran kepribadian istri korban KDRT…..

    saya masih kesulitan di latar belakangnya mba…ada hal2 yang blum bisa saya rampungkan….
    apa saya bisa minta penelitiannya mba ini gak?? buat bahan referensi penelitian aku ntar

    makasih buat bantuannya mba…

    Like

  45. nanda ayrin

    salam kenal mb… 🙂

    ak lg ngajuin proposal penelitian ttg (1). persepsi kesetaraan jender & keharmonisan rumah tangga, dan
    (2). optimisme & swb

    kl mb tau, alamat web utk download ebook/jurnal2 yg bs jadi bahan referensi utk pnelitian di atas, mohon share y…

    skalian hasil penelitiannya mb, kl berkenan bs dikirim ke nandaayrin@ymail.com
    trimakasih, hanya Allah yg mampu membalas smua kbaikan mb, 🙂

    wassalam…

    Like

    • Ester Lianawati

      salam kenal jg, Nanda :),
      sudah kukirim ke email mu ya. Tlg cek spam ya, kl2 gak masuk di inbox.

      Like

  46. mba ester…
    aku lagi nyusun skripsi tentang peran gender dan penyesuaian perkawinan pada istri yang bekerja,, boleh minta hasil penelitian lengkapnya..?
    thx before 😉

    Like

  47. mba, aku mahasiswi s1 psiko sedang buat skripsi mengenai hubungan antara relogious commitment dengan PWB pada Ibu di Indonesia.

    boleh tlg kirim softcopy penelitian mba ke emailku?
    jayaninghartami@yahoo.com

    kalo ada referensi tambahan juga boleh dikirim mba. makasih banyak bantuannya.. 🙂

    Like

  48. ka’ ester~~
    salam kenal~~ namaku nopi…
    sekarang aku lagi ngerjain skripsi yang judulnya hubungan forgiveness dengan PWB~~ jadi bole aku minta hasil penelitiannya…?
    terus kalo ada masukan buku-bukunya~~ XD
    thanks in advance ^.^

    Like

  49. hallo mb ester..
    salam kenal..
    thanks God, saya nemu mbak hohooo…
    boleh donk mba berbagi dan mungkin saya akan merepotkan mba dengan banyak bertanya,,,
    tolong kirim ke emailQ ya mba… endah_septianingsih@yahoo.com
    thanks yooooo… 🙂

    Like

  50. elvia rosa

    mbak,,, salam kenal ,,, v saat ini sedang nyusun skripsi tentang PWB juga mbak,,,mohon bantuannya ya mbak,,,boleh share penelitiannya mbak,,, mohon masukan tentang bukunya ya mbak,,, terima kasih banyak mbak,,,

    Like

    • Ester Lianawati

      Salam kenal Elvia,
      sudah saya kirim ya
      good luck skripsinya 🙂

      Like

  51. hi mba ester,saya sedang menyusun thesis ttg pwb pada anak adhd tapi saya mengalami kesulitan dalam menemukan alat ukur yang sesuai apakah mba ester mempunyai referensi mengenai alat ukur yang sesuai atau setidaknya berkaitan? selin itu apabila tidk keberatan boleh saya meminta soft copy dari penelitian mba ester? email saya san_ju85@hotmail.com. thank you sebelumnya…

    Like

    • Ester Lianawati

      hai Sanju, sudah saya kirimkan ya
      semoga bermanfaat, dan good luck utk tesis nya 🙂

      salam,

      Like

  52. hai mba, slm kenal, saia jg sedang meneliti tentang pwb, dan sedang ksulitan mencari alat ukur dan teorinya.
    Kalo ga keberatan, bolehkan saia minta teori sama alat ukurnya?
    dan alat ukur itu bdasar IKP ryff atau bwt sndr? thx sebelumnya …
    Email saia : cheya_34@yahoo.com

    Like

  53. Sudah terima … Makasih banyak mbak ester … ^^

    Like

  54. Putri Kartika

    hallo mb ester..
    salam kenal..
    pu3saat ini sedang nyusun skripsi tentang PWB juga mbak tentang PWB thdp istri yg dpaksa kerja mnjd PSK dan mengalami KDRT,,,mohon bantuannya ya mbak,,,boleh share penelitiannya mbak,,, mohon masukan tentang bukunya ya mbak,,, terima kasih banyak mbak,,,

    Like

    • Ester Lianawati

      Salam kenal juga Putri, mohon maaf ya sy br saja kirimkan beberapa artikel, smg msh dpt bermanfaat.

      Like

  55. Hy mb. slm knl. saya saat ini sdg menyusun skripsi ttg PWB thd Work Engagement pd karyawan. butuh referensi ttg PWB. dan skalanya jg mb. makasi mb ya

    Like

  56. Siang mbak, boleh tidak saya minta file hasil penelitiannya untuk referensi skripsi saya dengan judul “Hubungan antara Kesejahteraan Psikologis dengan Kejarmonisan Rumah Tangga”

    Like

  57. Anonymous

    thanks mbak ester, GBU always

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: