Well-being

Ketahanan Pangan

Kasus ketahanan pangan kembali ramai dibicarakan belakangan ini. Terutama setelah banjir menghantram sentra-sentra utama produksi beras di Pulau Jawa. Diberitakan di Harian Kompas tanggal 25 Januari lalu, penduduk Cirebon kembali makan nasi aking karena tak kuat membeli beras. Bukan hanya penduduk dewasa, tetapi juga balita yang tentunya memerlukan gizi jauh lebih besar . Nasi aking ini juga kini menjadi menu sehari-hari penduduk Indramayu. Sementara warga Tegal mengganti beras dengan ubi. Sedangkan masyarakat Purwakarta kini mengurangi jatah makan mereka. Ditambah lagi kasus kedelai yang juga sangat terasa dampaknya bagi jutaan penduduk miskin di negara kita. Meskipun tahu dan tempe adalah makanan rakyat yang tidak mengenal status sosial ekonomi, namun kita tahu bahwa makanan ini adalah satu-satunya jenis makanan bergizi yang dapat dikonsumsi oleh rakyat miskin karena harganya yang (semula) murah.

Sebenarnya masalah ketahanan pangan bukan hanya terjadi di Indonesia saja, tetapi juga di berbagai negara lainnya, terutama negara-negara berkembang. Ketahanan pangan menjadi isyu yang terus diperjuangkan, termasuk juga oleh kelompok perempuan.  Namun apa itu ketahanan pangan, mengapa menjadi persoalan, bahkan menjadi bagian perjuangan perempuan,  masih belum banyak dipahami awam. Oleh karena itu saya mencoba untuk menjelaskannya dalam beberapa tulisan terpisah. Tulisan-tulisan ini mengacu kepada beberapa literatur. Bagi yang mau mengutipnya, silakan tapi jangan lupa mencantumkan sumbernya dan menggubahnya dengan kalimat sendiri ya 🙏

0 comments on “Ketahanan Pangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: